BKS Blok Cepu Dukung Festival Bengawan Candra Benawa Kolaborasi Kabupaten Bojonegoro-Blora
  • Home
  • BKS Blok Cepu Dukung Festival Bengawan Candra Benawa Kolaborasi Kabupaten Bojonegoro-Blora

BKS Blok Cepu menegaskan komitmennya dalam mendukung pelestarian budaya masyarakat di kawasan operasi migas Blok Cepu, yang diwujudkan melalui dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Festival Bengawan Candra Benawa Getas.

Festival yang pertama kali ini berhasil mengkolaborasikan dua provinsi, Jawa Tengah dan Jawa Timur, dengan melibatkan lima desa yang berada di tepian Sungai Bengawan Solo, yaitu Desa Getas, Desa Jipang, dan Desa Ngloram di Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora (Jawa Tengah), serta Desa Tebon di Kecamatan Padangan dan Desa Payaman di Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro (Jawa Timur).

Badan Kerja Sama (BKS) Blok Cepu, yang merupakan gabungan dari empat BUMD pengelola Participating Interest (PI) Blok Cepu—terdiri dari PT Asri Dharma Sejahtera (BUMD Kabupaten Bojonegoro), PT Blora Patragas Hulu (BUMD Kabupaten Blora), PT Petrogas Jatim Utama Cendana (BUMD Provinsi Jawa Timur), dan PT Sarana Patra Hulu Cepu (BUMD Provinsi Jawa Tengah)—memandang festival ini sebagai energi sosial yang kuat dalam menjadikan Bengawan Solo sebagai penyambung peradaban dan wilayah operasi migas.

Festival yang dipusatkan di Desa Getas pada tanggal 5 hingga 6 Juli 2024 ini mengangkat kembali kejayaan peradaban Bengawan Solo yang dikenal sejak abad ke-13 M sebagai Tlatah Jipang. Tujuannya adalah mengajak masyarakat kembali peduli dan merawat Bengawan Solo, yang pada gilirannya akan memunculkan potensi positif, termasuk pariwisata dan pengembangan UMKM lokal.

Rangkaian Acara Berbasis Budaya Lokal

Sejumlah mata acara utama yang berorientasi pada pengembangan potensi budaya lokal masyarakat setempat telah didukung oleh BKS Blok Cepu, di antaranya:

  • Nyadran Akbar Sekar Benawa: Merupakan puncak kegiatan di mana warga dari kelima desa mempersembahkan tumpeng berisi nasi takir dan kendi.

    • Empat desa (Ngloram, Jipang, Payaman, dan Tebon) melakukan uluk doa di situs-situs bersejarah desa masing-masing (Situs Wura-wari, Makam Santri Sanga, Makam Syekh Abu Umar).

    • Tumpeng kemudian diarak menuju Sungai Bengawan Solo dengan diiringi kesenian tradisional seperti Barongan khas Blora dan Kentrung.

    • Arak-arakan dari empat desa menyeberangi Sungai Bengawan Solo menggunakan perahu menuju Desa Getas.

    • Setibanya di Desa Getas, tepatnya di Padas Malang, rombongan disambut dengan kesenian tradisional Sandur dan Tari Gambyong.

  • Pasar Kambang Bengawan Sore

  • Festival Banawasasra

Kehadiran ribuan warga dari berbagai daerah selama dua hari gelaran Festival Candra Benawa Getas membuktikan besarnya antusiasme masyarakat terhadap kegiatan pelestarian budaya yang diinisiasi oleh desa-desa dan didukung oleh BKS Blok Cepu.

Dukungan BKS Blok Cepu terhadap kegiatan semacam ini selaras dengan harapan Bupati Blora Arief Rahman, yang saat membuka acara, menyampaikan bahwa kegiatan ini dapat terus berlanjut dan menumbuhkan ekonomi masyarakat di sekitar kawasan operasional Blok Cepu. BKS Blok Cepu berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pembangunan sosial dan pelestarian nilai-nilai budaya lokal.

Komentar (0)

Leave a Comment

Silakan periksa email Anda
Silakan periksa pesan Anda
Terima kasih. Pesan Anda telah dikirim.
Error, email gagal dikirim

Anggota Kami
Kontak Kami
Senin - Jumat 08.00 - 18.00
LeGreen Office Jl. Penjernihan II No.10 Bendungan Hilir, Jakarta
interface@bkspiblokcepu.com
Tentang Kami

Badan Kerja Sama (BKS) PI Blok Cepu merupakan wadah kolaborasi empat BUMD penerima Participating Interest (PI) 10% pada Wilayah Kerja Blok Cepu, yang pengaturannya berlandaskan UU Migas No. 22 Tahun 2001, PP No. 35 Tahun 2004 jo. PP No. 34 Tahun 2005 tentang Kegiatan Usaha Hulu Migas, serta ketentuan pelaksanaan dari SKK Migas. Keempat BUMD tersebut adalah PT Asri Dharma Sejahtera (ADS) selaku BUMD Kabupaten Bojonegoro, PT Petrogas Jatim Utama Cendana (PJUC) selaku BUMD Provinsi Jawa Timur, PT Blora Patragas Hulu (BPH) selaku BUMD Kabupaten Blora, dan PT Sarana Patra Hulu Cepu (SPHC) selaku BUMD Provinsi Jawa Tengah. Melalui BKS, keempat BUMD ini mengelola hak dan kewajiban PI 10% secara kolektif, melakukan pengawasan operasi bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), serta memastikan tata kelola, lifting, dan komersialisasi minyak dilaksanakan secara profesional sehingga manfaat ekonomi Blok Cepu dapat dioptimalkan bagi daerah.